PTK tidak
bisa di angkat apabila disuatu kelas tidak ada permasalahan dan pembuatan PTK
juga tidak dapat dibuat 3 kali didalam 1 tahun, karena pembuatan PTK hanya bisa dilakukan 1 kali setahun saja.
11 )
TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS.
Ø Menjelaskan jenis penelitian
tindakan kelas.
Ø Menjelaskan jenis model
penelitian tindakan kelas.
Ø Mengidentifikasi tahapan
penelitian dalam berbagai model penelitian kelas.
22 )
JENIS PTK.
a)
PTK Diasnotig.
b)
PTK
Partisipan.
c)
PTK
Eksperimental.
d)
PTK Empiris.
v PTK
Diasnotig.
Penelitian
yang direncanakan dengan menuntun penelitian kearah suatu tindakan.
v PTK Partisipan.
Apabila
orang melaksanakan penelitian harus didalam proses penelitian sejak awal sampai
dengan hasil penelitian yang berupa laporan.
v PTK Eksperimental.
Apabila PTK
diselengarakan dengan berupa menerapkan berbagai teknik atau strategi secara
efektif dan efisien di dalam suatu kegiatan belajar mengajar.
v PTK Empiris.
Penelitian
berupaya melaksanakan suatu tindakan atau aksi dan membukukan apa yang
dilakukan dan apa yang terjadi selama aksi berlangsung.
33 )
MODEL PTK.
a)
Model Kurt Lewin.
b)
Model Kemmis dan McTanggart.
c)
Model Jhon Aliot.
d)
Model Dave Ebbutt.
v Model Kurt
Lewin.
Pada tahun
1946 dikenalkan menjadi acuan model PTK lainnya, yang terjadi:
Ø Perencanaan.
Ø Aksi atau tindakan.
Ø Observasi (penelitian secara
langsung).
Ø Refleksi (tanggapan setelah
KBM/tanggapan setelah guru mengajar).
v Model Kemmis
dan McTanggart.
Model yang
dipakai Stephen Kemmis dan Robbin McTaggart begitu
dekat dengan model Lewin komponennya:
Ø Perencanaan.
Ø Aksi atau tindakan.
Ø Observasi (penelitian secara
langsung).
Ø Refleksi. (hanya saja siklus
sudah diimplimintasikan kemudian adanya perencanaan ulang dalam bentuk
tersendiri.
v Model Jhon Elliot.
PTK model
Jhon Elliot terperinci supaya terdapat kelancaran yang lebih tinggi antara
taraf-taraf didalam pelaksanaan aksi atau proses belajar mengajar, tindakan
terjadi beberapa step dan terdiri beberapa sub pokok bahasan pelajaran
diselesaikan dalam satu langkah.
v Model Dave
Ebbutt.
Merasa tidak
puas dengan model-model sebelumnya dan masih perlu dibenahi. Setuju dengan
gagasan oleh Kemmis dan tidak setuju Elliot mengenai beberapa inteprestasi
Elliot mengenai karya Kemmis dan Elliot bukan cara terbaik menggambarkan proses
refleksi-aksi.
PELAKSANAAN
è Tujuan
Instruksional Khusus
1.
Menjelaskan langkah-langkah dalam
melaksanakan penelitian tindakan kelas .
2.
Menjelaskan langkah-langkah
PELAKSANAAN
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
1.
Tahapan pelaksanaan PTK.
2.
Langkah-langkah dalam penyusunan proposal.
3.
Kepada siapa hasil PTK dilaporkan.
4.
Rambu-rambu dalam menyusun laporan PTK.
è PTK terdiri
dari empat tahapan dasar yang saling terkait dan berkesinambungan :
1.
Perencanaan ( Plainning ).
2.
Pelaksanaan ( Acting ).
3.
Pengamatan ( Observasi ).
4.
Refleksi ( reflecing ). Yang harus
dikoreksi adalah siswanya bukan gurunya.
è Tahapan
diawali dengan tahapan Pra PTK meliputi :
Ø Identifikasi masalah.
Ø Analisis masalah.
Ø Rumusan masalah.
Ø Rumusan hipotesis tindakan.
è Beberapa
masalah yang harus dipertimbangkan saat menemukan masalah PTK :
Ø Merenunglah barang sejenak berdiskusi
dengan sejawat komponen pembelajaran, anda menemukan banyak masalah.
Ø Berfikir tantang apa anda bisa
memper baiki.
Ø Pikirkan tiga kelompok
masalah pembelajaran: pengorganisasikan, penyampaian materi dan pengelolahan
kelas.
Ø Pilihlah masalah yang layak anda
pecahkan.
Ø Pilihlah masalah dan cakapan
kelas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Ø Pilihlah masalah yang strategis.
Ø Pilihlah yang anda senangi.
è Beberapa
pertanyaan yang dapat diajukan guna menuntun pelaksanaan tahapan PTK :
1)
Apa yang menerik perhatian dalam proses
pembelajaran ?
2)
Mengapa hal itu terjadi dan apa sebabnya ?
3)
Apa yang anda dapat dilakukan dan bagaimana
caranya mengatasi keperihatinan tersebut ?
·
PERENCANAAN TINDAKAN
Analisis penyebab serta
membuat rencana tindakan untuk analisis secara tajam perlu teori identifikasi
masalah, analisis masalah dan perumusan masalah pada tahap Pra – PTK. Rencana
tindakan telah disusun secara empiris dan terperinci, segala perencanaan
disiapkan secara matang, mulai dari bahan, teknik belajar dan evaluasi.
·
PELAKSANAAN TINDAKAN
Merupakan
implemintasi dari perencanaan yang telah dibuat, berlangsung dikelas dari
realitas dari teori dan teknik mengajar yang sudah dipersiapkan hasilnya untuk
mempertajam refleksi dan evaluasi terhadap apa yang terjadi dikelas.
·
PENGAMATAN TINDAKAN
Pengamatan
dan pelaksanaan dilakukan bersama, data dikumpulkan berisi tentang pelaksanaan
tindakan dan rencana yang dibuat serta dampaknya proses dan hasil instruksional
yang dikumpulkan dengan alat bantu instrumen yang dikembangkan oleh penelitian dan
dibantu oleh orang lain atau pakarnya dan bersifat KOLABORATIF.
·
REFLEKSI TERHADAP TINDAKAN
Memproses data yang didapat saat pengamatan, dapat
ditafsirkan dan dicari eksplanisasinaya, dianalisis dan disintesis melibatkan
orang lain untuk kolabolator dan membantu memperoleh data lebih tajam,
pengalaman, pengetahuan dan teori pembelajaran harus dikuasai sebagai
pertimbangan dan perbandingan data.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar