Jumat, 03 Januari 2014

PENELITIAN DAN TINDAKAN KELAS


PTK  tidak bisa di angkat apabila disuatu kelas tidak ada permasalahan dan pembuatan PTK juga tidak dapat dibuat 3 kali didalam 1 tahun, karena pembuatan PTK  hanya bisa dilakukan 1 kali setahun saja.

11 )     TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS.

Ø  Menjelaskan jenis penelitian tindakan kelas.
Ø  Menjelaskan jenis model penelitian tindakan kelas.
Ø  Mengidentifikasi tahapan penelitian dalam berbagai model penelitian kelas.

22 )     JENIS PTK.

a)      PTK  Diasnotig.
b)     PTK  Partisipan.
c)      PTK  Eksperimental.
d)     PTK  Empiris.

v  PTK Diasnotig.

Penelitian yang direncanakan dengan menuntun penelitian kearah suatu tindakan.

v  PTK  Partisipan.

Apabila orang melaksanakan penelitian harus didalam proses penelitian sejak awal sampai dengan hasil penelitian yang berupa laporan.

v  PTK  Eksperimental.

Apabila PTK diselengarakan dengan berupa menerapkan berbagai teknik atau strategi secara efektif dan efisien di dalam suatu kegiatan belajar mengajar.

v  PTK Empiris.

Penelitian berupaya melaksanakan suatu tindakan atau aksi dan membukukan apa yang dilakukan dan apa yang terjadi selama aksi berlangsung.

33 )     MODEL PTK.

a)      Model Kurt Lewin.
b)     Model Kemmis dan McTanggart.
c)      Model Jhon Aliot.
d)     Model Dave Ebbutt.

v  Model Kurt Lewin.

Pada tahun 1946 dikenalkan menjadi acuan model PTK lainnya, yang terjadi:
Ø  Perencanaan.
Ø  Aksi atau tindakan.
Ø  Observasi (penelitian secara langsung).
Ø  Refleksi (tanggapan setelah KBM/tanggapan setelah guru mengajar).
v  Model Kemmis dan McTanggart.

Model yang dipakai Stephen Kemmis dan Robbin McTaggart begitu dekat dengan model Lewin komponennya:
Ø  Perencanaan.
Ø  Aksi atau tindakan.
Ø  Observasi (penelitian secara langsung).
Ø  Refleksi. (hanya saja siklus sudah diimplimintasikan kemudian adanya perencanaan ulang dalam bentuk tersendiri.

v  Model Jhon Elliot.

PTK model Jhon Elliot terperinci supaya terdapat kelancaran yang lebih tinggi antara taraf-taraf didalam pelaksanaan aksi atau proses belajar mengajar, tindakan terjadi beberapa step dan terdiri beberapa sub pokok bahasan pelajaran diselesaikan dalam satu langkah.

v  Model Dave Ebbutt.

Merasa tidak puas dengan model-model sebelumnya dan masih perlu dibenahi. Setuju dengan gagasan oleh Kemmis dan tidak setuju Elliot mengenai beberapa inteprestasi Elliot mengenai karya Kemmis dan Elliot bukan cara terbaik menggambarkan proses refleksi-aksi.
 PELAKSANAAN

è Tujuan Instruksional Khusus  

1.       Menjelaskan langkah-langkah dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas .
2.       Menjelaskan langkah-langkah





PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

1.       Tahapan pelaksanaan PTK.
2.       Langkah-langkah dalam penyusunan proposal.
3.       Kepada siapa hasil PTK dilaporkan.
4.       Rambu-rambu dalam menyusun laporan PTK.




è PTK terdiri dari empat tahapan dasar yang saling terkait dan berkesinambungan :

1.       Perencanaan ( Plainning ).
2.       Pelaksanaan ( Acting ).
3.       Pengamatan ( Observasi ).
4.       Refleksi ( reflecing ). Yang harus dikoreksi adalah siswanya bukan gurunya.

è Tahapan diawali dengan tahapan Pra PTK meliputi :

Ø  Identifikasi masalah.
Ø  Analisis masalah.
Ø  Rumusan masalah.
Ø  Rumusan hipotesis tindakan.

è Beberapa masalah yang harus dipertimbangkan saat menemukan masalah PTK :

Ø  Merenunglah barang sejenak berdiskusi dengan sejawat komponen pembelajaran, anda menemukan banyak masalah.
Ø  Berfikir tantang apa anda bisa memper baiki.
Ø  Pikirkan tiga kelompok masalah pembelajaran: pengorganisasikan, penyampaian materi dan pengelolahan kelas.
Ø  Pilihlah masalah yang layak anda pecahkan.
Ø  Pilihlah masalah dan cakapan kelas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Ø  Pilihlah masalah yang strategis.
Ø  Pilihlah yang anda senangi.



è Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan guna menuntun pelaksanaan tahapan PTK :

1)     Apa yang menerik perhatian dalam proses pembelajaran ?
2)     Mengapa hal itu terjadi dan apa sebabnya ?
3)     Apa yang anda dapat dilakukan dan bagaimana caranya mengatasi keperihatinan tersebut ?
·         PERENCANAAN TINDAKAN
                        Analisis penyebab serta membuat rencana tindakan untuk analisis secara tajam perlu teori identifikasi masalah, analisis masalah dan perumusan masalah pada tahap Pra – PTK. Rencana tindakan telah disusun secara empiris dan terperinci, segala perencanaan disiapkan secara matang, mulai dari bahan, teknik belajar dan evaluasi.
·         PELAKSANAAN TINDAKAN
                        Merupakan implemintasi dari perencanaan yang telah dibuat, berlangsung dikelas dari realitas dari teori dan teknik mengajar yang sudah dipersiapkan hasilnya untuk mempertajam refleksi dan evaluasi terhadap apa yang terjadi dikelas.
·         PENGAMATAN TINDAKAN
                        Pengamatan dan pelaksanaan dilakukan bersama, data dikumpulkan berisi tentang pelaksanaan tindakan dan rencana yang dibuat serta dampaknya proses dan hasil instruksional yang dikumpulkan dengan alat bantu instrumen yang dikembangkan oleh penelitian dan dibantu oleh orang lain atau pakarnya dan bersifat KOLABORATIF.
·         REFLEKSI TERHADAP TINDAKAN
                        Memproses data yang didapat saat pengamatan, dapat ditafsirkan dan dicari eksplanisasinaya, dianalisis dan disintesis melibatkan orang lain untuk kolabolator dan membantu memperoleh data lebih tajam, pengalaman, pengetahuan dan teori pembelajaran harus dikuasai sebagai pertimbangan dan perbandingan data.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar